Senin, 20 Oktober 2014

PENGASAPAN IKAN




          Bahan baku:
         Ikan bandeng, cumi-cumi,sidat
          Bahan:
        Garam, air
          Alat:
        Pisau/golok,keranjang plastik, plastik/baskom, talenan/alas kayu, alat pengasap
          Cara pengolahan:
        Ikan disiangi ,dicuci, kemudian direndam dalam larutan garam 20% selama 30 menit kemudian disiram air dan ditiriskan, kemudian ikan digantung dan ditiriskan , diasapi selama 30-60 menit suhu 30-35oCdengan asap tipis,2 – 4 jam suhu 55 – 60oC asap tebal,dalam waktu 2 jam 75 – 80oC asap tipis, didinginkan, sortasi ukuran, mutu  dikemas dan dipak .
          Daya awet:
         sekitar dua hari disimpan dalam suhu kamar.
          Sentra pengolah:
     - hampir di semua wilayah pesisir pantai 
Dipublikasikan oleh : BPSDM KP

PENGASAPAN IKAN




          Bahan baku:
         Ikan bandeng, cumi-cumi,sidat
          Bahan:
        Garam, air
          Alat:
        Pisau/golok,keranjang plastik, plastik/baskom, talenan/alas kayu, alat pengasap
          Cara pengolahan:
        Ikan disiangi ,dicuci, kemudian direndam dalam larutan garam 20% selama 30 menit kemudian disiram air dan ditiriskan, kemudian ikan digantung dan ditiriskan , diasapi selama 30-60 menit suhu 30-35oCdengan asap tipis,2 – 4 jam suhu 55 – 60oC asap tebal,dalam waktu 2 jam 75 – 80oC asap tipis, didinginkan, sortasi ukuran, mutu  dikemas dan dipak .
          Daya awet:
         sekitar dua hari disimpan dalam suhu kamar.
          Sentra pengolah:
     - hampir di semua wilayah pesisir pantai 
Dipublikasikan oleh : BPSDM KP

PENGOLAHAN KERANG HIJAU REBUS



          Bahan baku:
        Kerang Hijau (Mytilius viridis)
          Bahan:
        Air, es
          Alat:
        alat perebus, wadah perebus, pisau
          Cara pengolahan:
Kerang hijau direbus dengan memasukkan kedalam dandang yang berisi air telah mendidih. Waktu perebusan sekitar 45 menit. Kerang yang telah direbus didinginkan kemudian dilakukan pengupasan atau pengambilan daging dgn menggunakan bantuan pisau. Daging kerang selanjutkan dikemas dalam plastik dan dimasukkan dalam blong dgn ditambahkan es untuk dipasarkan
          Daya awet:
1 hari apabila disimpan dalam suhu kamar 
          Sentra pengolah:
Kp.Kresek Kel Sawah Luhur Kec Kasemen Kota Serang

PENGOLAHAN PINDANG DENGANGAN AIR GARAM (CUE)



          Bahan baku:
         Ikan tawes, gurami, mujair, banjar, selar, ekor kuning, layang, bandeng asin, bandeng tawar,lele dumbo
          Bahan:
        Garam, air, kunyit
          Alat:
        Pisau/golok,keranjang plastik, plastik/baskom, talenan/alas kayu,  tungku, badeng(panci perebus)
          Cara pengolahan:
        Ikan disiangi ,dicuci, kemudian direndam dalam larutan garam 3 % selama 15 menit kemudian disiram air dan ditiriskan, kemudian ikan disusun horizontal rapi dalam wadah yang telah dicuci atau disiram air panas, wdah yang berisi ikan direbus , didinginkan dan dikemas.
          Daya awet:
         sekitar tiga hari disimpan dalam suhu kamar.
          Sentra pengolah:
     - hampir di semua wilayah pesisir pantai 
Dipublikasikan oleh :BPSDM KP

Pengolahan Teri Nasi



Arahan Kepala Dinas
          Bahan baku:
         Teri nasi
          Bahan:
        Garam
          Alat:
        Bak perendaman, penjemur ikan
          Cara pengolahan:
        Teri nasi direndam dengan air garam dalam bak perendaman. Jumlah garam yang digunakan dgn ratio teri nasi : garam = 1 : 1. Selanjutnya dilakukan penjemuran dgn sinar matahari selama kurang lebih 10 jam. Setelah itu dilakukan pengemasan dan penyimpan siap untuk di pasarkan.
          Daya awet:
         sekitar satu bulan disimpan dalam suhu kamar.
          Sentra pengolah:
        Banyak terdapat di daerah Gebang, Kab. Cirebon.
Dipublikasikan oleh :BPSDM KP

TEKNIK PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN

Karakteristik Pengolah Perikanan

Teknologi yang digunakan sederhana
Modal Usaha Kecil (UMKM)
SDM rendah
Tenaga kerja sedikit (masih keluarga)
Mutu produk rendah
Penerapan sanitasi higiene rendah
Pengemasan produk belum baik
Pemasaran Produk dalam/antar kota (domestik)

Aplikasi metode pengawetan

Dehidrasi (Pengeringan)
Curing (Penggaraman)
Pindah Panas (Perebusan)
Fermentasi

Pengolahan Ikan Asin Kering

Penggaraman/Pengeringan ikan adalah usaha pengawetan ikan dengan cara memberikan garam dan mengurangi kadar air dalam daging ikan
Metode Penggaraman :
Kering (dry salting) dan basah (wet salting)
Bahan Baku :
Berbagai jenis ikan (teri, manyung, belanak, pari, cucut, tongkol, petek, tigawaja, dll). bahan baku biasanya bermutu rendah
Bahan : Garam
Alat : Bak perendaman/penggaraman, rak-rak penjemuran, timbangan, pisau.
Cara Pengolahan :
Penanganan awal ikan disiangi difillet atau utuh kemudian dicuci. Setelah itu ikan digarami dengan metode basah (merendamikan di air garam konsentrasi larutan garam 40 % atau lebih) atau metode kering (ikan secara langsung ditambahkan kristal garam dan nisbah garam dengan ikan = 1:4 atau 1:5 yang dilakukan secara bersusun/berlapis). Lama perendaman dengan garam rata-rata 12 jam (semalam). selanjutnya ikan dikeringkan dengan dijemur dengan sinar matahari.
Daya awet : sampai dengan tiga bulan.

Dipublikasikan oleh : BPSDM KP