Senin, 20 Oktober 2014

PENGOLAHAN ABON IKAN




•          Bahan baku:
–         Ikan Jangilus (Layaran), Ikan Marlin
•          Bahan:
–        Gula pasir, Kelapa, bawang merah, bawang putih, ketumbar, lengkuas, sereh, garam, MSG, Minyak goreng
•          Alat:
–        Pisau/golok,keranjang plastik, plastik/baskom, talenan/alas kayu, ayakan/saringan,tampah/nyiru, tungku, badeng(panci perebus)timbangan,lumpang dan alu,alat pengepres, sealer, wajan dan sodet, penggilingan bawang (onion slicer),plastik pengemas
•          Cara pengolahan:
–        Ikan disiangi dipotong-potong digunakan daging putihnya,daging dicuci, kemudian direbus bersama-sama dengan garam dan daun salam serta sereh dengan perbandingan air perebus dan ikan 1 : 1 , setelah direbus ditiriskan dan dipres, daging ikan kemudian dihancurkan , kemudian serat-serat daging dicampur bumbu dan santan, selanjutnya digoreng hingga kuning keemasan, selanjutnya dipres dan dirapihkan, setelah abon dingin lalu ditimbang dan dikemas selanjutnya siap dipasarkan.
•          Daya awet:
–         sekitar satu bulan disimpan dalam suhu kamar.
•          Sentra pengolah: 
Kec Serang Kota Serang

PENGOLAHAN IKAN PANGGANG



•          Bahan baku:
ikan pari, manyung, cucut
•          Bahan:
garam, tempurung kelapa
•          Alat:
alat panggang ikan, wadah rendam, pisau
•          Cara pengolahan:
Ikan dicuci, disiangi, dan dipotong-potong sesuai dgn ukuran yg diinginkan kemudian direndam selama 30 menit dgn air garam 3 %. Selanjutnya dipanggang diatas bara tempurung kelapa dgn asap yg tebal selama 5 – 7 menit atau setelah menunjukkan warna daging berubah (agak coklat) dan bau khas asap.
•          Daya awet:
1 hari apabila disimpan dalam suhu kamar  dan 2-3 hari apabila disimpan dalam suhu dingin
•          Sentra pengolah:
Banyak terdapat di sawah luhur Kota Serang

PENGASAPAN IKAN




•          Bahan baku:
–         Ikan bandeng, cumi-cumi,sidat
•          Bahan:
–        Garam, air
•          Alat:
–        Pisau/golok,keranjang plastik, plastik/baskom, talenan/alas kayu, alat pengasap
•          Cara pengolahan:
–        Ikan disiangi ,dicuci, kemudian direndam dalam larutan garam 20% selama 30 menit kemudian disiram air dan ditiriskan, kemudian ikan digantung dan ditiriskan , diasapi selama 30-60 menit suhu 30-35oCdengan asap tipis,2 – 4 jam suhu 55 – 60oC asap tebal,dalam waktu 2 jam 75 – 80oC asap tipis, didinginkan, sortasi ukuran, mutu  dikemas dan dipak .
•          Daya awet:
–         sekitar dua hari disimpan dalam suhu kamar.
•          Sentra pengolah:
     - hampir di semua wilayah pesisir pantai 
Dipublikasikan oleh : BPSDM KP

PENGASAPAN IKAN




•          Bahan baku:
–         Ikan bandeng, cumi-cumi,sidat
•          Bahan:
–        Garam, air
•          Alat:
–        Pisau/golok,keranjang plastik, plastik/baskom, talenan/alas kayu, alat pengasap
•          Cara pengolahan:
–        Ikan disiangi ,dicuci, kemudian direndam dalam larutan garam 20% selama 30 menit kemudian disiram air dan ditiriskan, kemudian ikan digantung dan ditiriskan , diasapi selama 30-60 menit suhu 30-35oCdengan asap tipis,2 – 4 jam suhu 55 – 60oC asap tebal,dalam waktu 2 jam 75 – 80oC asap tipis, didinginkan, sortasi ukuran, mutu  dikemas dan dipak .
•          Daya awet:
–         sekitar dua hari disimpan dalam suhu kamar.
•          Sentra pengolah:
     - hampir di semua wilayah pesisir pantai 
Dipublikasikan oleh : BPSDM KP

PENGASAPAN IKAN




•          Bahan baku:
–         Ikan bandeng, cumi-cumi,sidat
•          Bahan:
–        Garam, air
•          Alat:
–        Pisau/golok,keranjang plastik, plastik/baskom, talenan/alas kayu, alat pengasap
•          Cara pengolahan:
–        Ikan disiangi ,dicuci, kemudian direndam dalam larutan garam 20% selama 30 menit kemudian disiram air dan ditiriskan, kemudian ikan digantung dan ditiriskan , diasapi selama 30-60 menit suhu 30-35oCdengan asap tipis,2 – 4 jam suhu 55 – 60oC asap tebal,dalam waktu 2 jam 75 – 80oC asap tipis, didinginkan, sortasi ukuran, mutu  dikemas dan dipak .
•          Daya awet:
–         sekitar dua hari disimpan dalam suhu kamar.
•          Sentra pengolah:
     - hampir di semua wilayah pesisir pantai 
Dipublikasikan oleh : BPSDM KP